Ada HIPMI Perguruan Tinggi, Brian Putra Bastara Ajak Mahasiswa Berwirausaha

HIPMI SUMBAR
Rabu, 14 April 2021 | 09:11 WIB
image

Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumbar mendorong kalangan mahasiswa berwira usaha. Hal tersebut disampaikan Ketua BPD HIPMI Sumbar, Brian Putra Bastara saat kegiatan pelatihan Keorganisasian dan Kewirausahaan beserta pelantikan anggota baru yang diadakan oleh HIPMI PT Politeknik Negeri Padang (PNP), Sabtu kemarin.

Brian Putra Bastara menyampaikan harapannya agar para pengusaha muda bermunculan dari kalangan mahasiswa.
"Ayo mahasiswa, mari mulai berwirausaha. Memiliki usaha sendiri, mengembangkan usahanya, membuka lapangan kerja dan nantinya bisa menjadi pengusaha yang sukses," katanya, Senin (5/4/2021).
Brian memaparkan untuk menjadi seorang pengusaha, yang menjadi modal utama bukanlah uang. Melainkan tekad yang kuat dan keberanian. Katanya, karateristik entrepreuner yang paling penting adalah keberanian bukanlah kepintaran ia melanjutkan, keberanian yang dimaksud adalah berani mencoba dan berani untuk mengambil resiko. Artinya berwirausaha itu harus berani untuk menghadapi dan menanggung kegagalan.
 

"Karena semua tahu bahwa perjalanan di dunia bisnis tidak selalu berlangsung mulus," imbuhnya.

Diakuinya, takut gagal lah yang biasanya menjadi penghambat ketika orang mau berwirausaha. Rasa takut itu menjadi suatu hal yang sangat wajar. Ia mengingatkan, meskipun begitu sejarah mencatat pengusaha-pengusaha yang berhasil di dunia pernah jatuh dan pernah gagal, bahkan berkali-kali.
 

Ditambahkannya, untuk sukses butuh proses dan itu tidak ada yang instan. Namun, harus melalui proses panjang dengan lika-liku kegagalan, sehingga menuju puncak keberhasilan. Ia mencontohkan sebagian tokoh-tokoh pengusaha besar dunia.

Seperti Jack ma, Stevejobs, Jef Bezoz, Elon Musk, Walt Disney di Indonesia ada Bob Sadino, Ahmad Zaky, Wiliam tanuwijaya Sandiaga Uno dan tokoh lainnya.

"Coba nanti dibaca kisah hidup mereka. Justru, banyak dari mereka, kegagalan adalah kunci kesuksesan mereka," jelasnya.

Pada kegagalan, ada pengalaman dan pembelajaran berharga yang bisa dipelajari. Yakni belajar mengenai perjuangan untuk membangun karakter tangguh. Katanya, masa muda adalah masa-masa emas. Sehingga, habiskan banyak waktu muda untuk mencoba hal-hal baru. Tak hanya itu, perbanyak belajar dan cari pengalaman dan memperbaiki diri.

"Karena hal itulah yang akan mendukung mewujudkan mimpi," jelasnya.

Namun yang terpenting, menurut Brian, tetaplah menciptakan bisnis yang baik dari awal sekaligus mencari jalan keluar yang terbaik bagi semua masalah. Jika mempunyai ide usaha yang bagus dan sudah ada keberanian, selanjutnya bagaimana untuk bisa membangun usaha itu sendiri.

Pada mengembangkan ide usaha itu, harus memikiki mentor atau pendamping. Harus berkolaborasi dengan orang-orang yang memiliki visi yang sama. Kemudian, harus bisa membaca trend bisnis dan harus punya jaringan atau network.

"Semua itu Insya Allah bisa didapatkan di organisasi yang kita cintai ini (HIPMI). Sudah tepat pilihan adik-adik untuk bergabung di HIPMI. HIPMI itu adalah sebuah keluarga besar. Seperti layaknya keluarga, kita HIPMI pastinya siap untuk saling support, saling berkolaborasi, ayo kita pengusaha muda maju bersama, ayo kita tumbuh bersama. Jika kamu tidak menyerah, kamu masih memiliki kesempatan, menyerah adalah kegagalan terbesar," tutupnya.(*)